pencak silat
Siswa SMK Cendika Bangsa Raih Juara 3 Pencak Silat Batu Championship 2

Kepanjen – Prestasi membanggakan kembali diraih SMK Cendika Bangsa Kepanjen. Salah satu siswanya, Rafieza Naufal Najib dari kelas XI TKJ B, berhasil meraih Juara 3 dalam kejuaraan pencak silat Batu Championship 2.

Kompetisi tersebut berlangsung pada 25–26 Oktober 2025 di GOR Gajah Mada dan diikuti oleh atlet-atlet muda dari berbagai daerah.

Tampil di Kelas Tanding Remaja

Rafieza bertanding pada kategori tanding kelas B (43–47 kg) putra tingkat remaja. Dalam pertandingan tersebut, ia menunjukkan kemampuan teknik, ketahanan fisik, serta strategi yang baik hingga berhasil meraih posisi ketiga.

Kejuaraan ini menjadi ajang penting bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan sekaligus menguji mental bertanding di tingkat kompetisi.

Bukti Semangat dan Kerja Keras

Prestasi yang diraih tidak lepas dari latihan yang konsisten dan semangat pantang menyerah. Pencak silat sebagai olahraga bela diri tidak hanya menuntut kekuatan fisik, tetapi juga kedisiplinan, fokus, serta pengendalian diri.

Keberhasilan Rafieza menjadi bukti bahwa siswa SMK Cendika Bangsa mampu berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam olahraga.

Motivasi untuk Terus Berprestasi

Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri di berbagai bidang, termasuk olahraga.

Dengan dukungan sekolah dan pembinaan yang berkelanjutan, SMK Cendika Bangsa Kepanjen terus berkomitmen mencetak generasi yang berprestasi, berkarakter, dan siap bersaing.

Selamat dan sukses untuk Rafieza Naufal Najib!

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait