maskot
Siswi SMK Cendika Bangsa Raih Harapan 1 Lomba Desain Maskot FRC XVIII

Kepanjen – Kabar membanggakan kembali datang dari SMK Cendika Bangsa Kepanjen. Salah satu siswinya, Yuan Sheyla Auilia dari kelas X Desain Komunikasi Visual (DKV), berhasil meraih Juara Harapan 1 lomba desain maskot dalam ajang Funky Rover Ranger Competition XVIII.

Kompetisi tingkat Jawa Timur dan sekitarnya tersebut diselenggarakan di IAI Sunan Giri Ponorogo pada 7 Februari 2026, dengan menghadirkan berbagai kategori lomba yang menguji kreativitas dan keterampilan peserta.

Kreativitas Visual yang Kompetitif

Lomba desain maskot menjadi salah satu kategori yang menuntut kreativitas tinggi. Peserta harus mampu menciptakan karakter visual yang unik, komunikatif, serta memiliki makna yang kuat sesuai dengan tema kegiatan.

Prestasi yang diraih Yuan Sheyla Auilia menunjukkan kemampuan siswa SMK Cendika Bangsa dalam bidang desain komunikasi visual, sekaligus membuktikan bahwa karya siswa mampu bersaing di tingkat regional.

Mendorong Bakat di Bidang Desain

Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi di bidang desain dan industri kreatif. SMK Cendika Bangsa sendiri terus mendorong siswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi sebagai sarana pengembangan diri.

Melalui pembelajaran berbasis praktik dan dukungan sekolah, siswa diharapkan mampu menghasilkan karya yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki nilai kompetitif.

Prestasi yang Menginspirasi

Capaian ini menambah deretan prestasi SMK Cendika Bangsa Kepanjen di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik.

Dengan semangat berkarya dan berkompetisi, siswa-siswi SMK Cendika Bangsa terus menunjukkan bahwa mereka mampu menjadi generasi kreatif yang siap bersaing di masa depan.

Selamat dan sukses untuk Yuan Sheyla Auilia!

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait